Profil Principal Architect

Ar. R. Agung Widiono, S.Ars, IAI: Arsitek Berlisensi STRA di Balik RAW Arch Studio

Ar. R. Agung Widiono, S.Ars, IAI adalah arsitek berlisensi STRA, anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), dan lulusan Arsitektur Universitas Indonesia yang berpraktik sejak 2007. Ia mendirikan dan memimpin RAW Arch Studio di Bekasi Utara sebagai Principal Architect, dengan rentang pengalaman dari rumah sederhana sampai hunian skala mansion dan gedung kantor bertingkat.

Sejak 2007berpraktik sebagai arsitek
818proyek sejak 2007
17klien yang kembali untuk proyek berikutnya

Profil Singkat

NamaAr. R. Agung Widiono, S.Ars, IAI
PeranPendiri dan Principal Architect, RAW Arch Studio
LisensiSurat Tanda Registrasi Arsitek (STRA)
Organisasi profesiAnggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)
PendidikanSarjana Arsitektur (S.Ars), Departemen Arsitektur Universitas Indonesia
Mulai berpraktik2007
Jenis proyekRumah sederhana, rumah menengah, rumah mewah, hunian skala mansion, bangunan sewa (kos, kontrakan, ruko), hingga gedung kantor bertingkat
Lokasi studioGolden City, Cluster Greenwood Blok L.18, Bekasi Utara, Jawa Barat
Area layananBekasi, Jabodetabek, dan kota lain di seluruh Indonesia
Kegiatan lainMentor dan tutor arsitek muda; pengajar kursus software arsitektur di RAW Academy

Perjalanan Karier: Dari Konsultan Besar ke Studio yang Personal

Agung Widiono menempuh pendidikan arsitektur di Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, lalu mulai berpraktik sebagai arsitek pada 2007. Hampir dua dekade sejak itu ia habiskan di dunia perancangan bangunan, termasuk bertahun-tahun memegang posisi Senior Manager Architect di sebuah konsultan arsitektur terkemuka. Di sana ia terbiasa dengan proyek berskala besar, koordinasi lintas disiplin, dan sistem kerja yang rapi, mulai dari konsep, gambar kerja, hingga pengawasan mutu dokumen.

Pengalaman di perusahaan besar memberinya satu pelajaran penting. Semakin besar tim dan semakin panjang rantai birokrasi, semakin jauh jarak antara klien dan orang yang benar-benar merancang rumahnya. Banyak pemilik rumah bertemu arsitek senior hanya di awal, lalu desainnya dikerjakan staf yang tidak pernah mendengar langsung cerita dan kebiasaan keluarga tersebut.

Dari situ lahir RAW Arch Studio. Studio ini sengaja dijalankan dengan tim yang ramping dan jumlah proyek yang dibatasi. Tujuannya sederhana: setiap klien berdiskusi langsung dengan arsitek yang memegang konsep desainnya, dan setiap keputusan penting dalam desain diambil oleh orang yang sama sejak awal sampai gambar kerja selesai.

Jam Terbang: Rentang Proyek yang Jarang Dimiliki Satu Arsitek

Dalam dunia penerbangan dan kedokteran, jam terbang adalah ukuran kepercayaan. Pilot dengan ribuan jam terbang sudah melewati berbagai cuaca, dan dokter yang telah menangani ribuan pasien lebih cepat mengenali gejala yang tidak biasa. Arsitektur bekerja dengan cara yang serupa. Masalah di lahan sempit, rumah di atas tanah miring, keluarga besar dengan banyak kebutuhan, atau bangunan sewa yang harus menguntungkan, semuanya lebih mudah dipecahkan oleh arsitek yang sudah berkali-kali menghadapinya.

Sejak 2007, Agung Widiono menangani proyek dengan skala yang sangat beragam:

  • Rumah sederhana dan rumah menengah, termasuk rumah di cluster perumahan dengan aturan pengembang yang ketat.
  • Rumah mewah dan hunian skala mansion, dengan program ruang yang kompleks, area servis terpisah, dan detail material yang menuntut ketelitian.
  • Bangunan sewa seperti rumah kos, kontrakan, dan ruko, yang menuntut efisiensi lahan dan perhitungan biaya yang masuk akal bagi pemilik.
  • Gedung kantor bertingkat, yang melatih kedisiplinan dalam koordinasi struktur, utilitas, dan regulasi.

Rentang ini berpengaruh langsung pada rumah tinggal yang ia rancang. Disiplin dari proyek gedung membuat gambar kerja rumah lebih rapi dan mudah dibaca kontraktor. Pengalaman dengan bangunan sewa membuat setiap meter persegi diperhitungkan. Proyek mewah melatih kepekaan pada proporsi, material, dan pengalaman ruang. Sampai saat ini RAW Arch Studio mencatat 818 proyek sejak 2007.

Rekam Jejak Proyek Gedung dan Bangunan Negara

Di luar rumah tinggal, rekam jejak Agung Widiono mencakup bangunan negara, perbankan, dan hunian vertikal di berbagai provinsi di Indonesia. Proyek-proyek ini menuntut standar keamanan, regulasi, dan koordinasi yang jauh lebih ketat dibanding rumah pribadi:

  • Pos Lintas Batas Negara (PLBN): terlibat dalam tim desain PLBN Skouw di Papua, perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini, dan PLBN Nanga Badau di Kalimantan Barat, perbatasan Indonesia dengan Malaysia.
  • Kantor Perwakilan Bank Indonesia: terlibat dalam tim desain kantor perwakilan Bank Indonesia di beberapa ibu kota provinsi, yaitu Palangkaraya, Gorontalo, Bangka Belitung, dan Kendari.
  • Gedung kantor Bank Mandiri: terlibat dalam tim desain beberapa gedung kantor Bank Mandiri setinggi 4 sampai 8 lantai di sejumlah kota di Indonesia.
  • Rumah dinas dan flat Bank Mandiri: terlibat dalam tim desain rumah dinas dan flat karyawan Bank Mandiri di beberapa kota.
  • Rumah susun 16 lantai: terlibat dalam desain hunian vertikal setinggi 16 lantai.
  • Rumah mewah 1.000 sampai 10.000 m²: banyak menangani desain rumah mewah dengan luas bangunan mulai 1.000 m² hingga 10.000 m².

Pengalaman di proyek berskala nasional seperti ini jarang dimiliki arsitek yang fokus pada rumah tinggal. Bagi klien RAW Arch Studio, manfaatnya terasa pada hal-hal praktis: perhitungan struktur dan utilitas yang matang sejak konsep, gambar kerja yang lengkap dan mudah dibaca kontraktor, serta kebiasaan bekerja dengan regulasi dan perizinan yang ketat. Standar yang dipakai untuk gedung kantor bank dan bangunan di perbatasan negara itulah yang dibawa ke rumah yang Anda bangun.

Cara Bekerja: Konsep Dirancang Langsung oleh Principal Architect

Di RAW Arch Studio, konsep setiap desain dirancang langsung oleh Agung Widiono sebagai Principal Architect, lalu dikembangkan bersama tim studio hingga gambar kerja lengkap. Pembagian ini menjaga dua hal sekaligus: arah desain tetap dipegang arsitek senior, sementara detail teknis dikerjakan tim dengan standar yang sama.

Alur kerjanya secara umum seperti ini:

  • Diskusi kebutuhan. Klien bercerita tentang keluarga, kebiasaan, anggaran, dan rumah impiannya langsung kepada Principal Architect.
  • Survei dan analisis lahan. Survei lokasi termasuk dalam paket desain. Untuk lokasi di luar Jabodetabek ada biaya survei tambahan, kecuali pada paket promo yang memakai data lahan dari klien.
  • Konsep denah dan massa bangunan. Tahap paling menentukan, tempat orientasi matahari, arah angin, sirkulasi, dan aturan setempat diterjemahkan menjadi tata ruang.
  • Visual 3D dan gambar kerja. Setelah konsep disetujui, tim mengembangkan model 3D dan gambar kerja yang siap dipakai kontraktor.

Di wilayah Jabodetabek, pertemuan bisa dilakukan di lokasi klien. Untuk luar Jabodetabek, diskusi dilakukan online dan pertemuan langsung dapat diatur dengan biaya perjalanan.

Prinsip Desain: Rumah Tropis yang Nyaman Dihuni

Rumah di Indonesia menghadapi matahari yang terik, hujan deras, dan udara lembap hampir sepanjang tahun. Karena itu, prinsip yang selalu dipegang Agung Widiono adalah kenyamanan alami: ventilasi silang yang membuat udara bergerak, cahaya alami yang cukup tanpa membuat ruangan panas, serta teritisan dan bukaan yang melindungi dari hujan.

Prinsip ini bukan sekadar teori. Salah satu klien yang kembali untuk proyek kedua menyebut alasan utamanya: rumah pertama yang dirancang RAW terasa sejuk dan terang karena sirkulasi udara silang dan pencahayaan alaminya bekerja dengan baik. Bagi pemilik rumah, ini berarti tagihan listrik lebih ringan dan rumah yang lebih sehat untuk keluarga.

Selain kenyamanan, desain juga diarahkan agar realistis dibangun. Gambar kerja disusun supaya mudah dipahami tukang, ukuran dan material dipilih dengan mempertimbangkan anggaran, dan aturan setempat seperti garis sempadan serta koefisien dasar bangunan diperhitungkan sejak konsep.

Kapan Sebaiknya Bekerja dengan Agung Widiono

Tidak semua pemilik rumah membutuhkan layanan yang sama. Berdasarkan pengalamannya, ada beberapa situasi di mana pendekatan personal dari seorang Principal Architect paling terasa manfaatnya:

  • Rumah yang akan dihuni lama. Keluarga yang ingin rumahnya tetap nyaman saat anak tumbuh besar, orang tua ikut tinggal, atau kebutuhan ruang berubah.
  • Lahan dengan tantangan. Lahan sempit, hook, memanjang ke belakang, atau berada di cluster dengan aturan fasad yang ketat.
  • Renovasi total. Rumah lama yang ingin diubah menyeluruh, dari tata ruang sampai tampilan, tanpa membongkar bagian yang masih layak.
  • Bangunan sebagai aset. Pemilik yang ingin membangun kos, kontrakan, atau ruko dengan hitungan yang masuk akal.
  • Klien di luar kota. Pemilik lahan di kota lain yang membutuhkan arsitek berpengalaman dan terbiasa bekerja jarak jauh dengan komunikasi yang jelas.

Di semua situasi ini, yang paling dibutuhkan klien adalah satu orang yang memahami gambaran utuhnya dan bertanggung jawab atas keputusan desain. Itulah peran yang dipegang Agung Widiono di setiap proyek RAW Arch Studio.

Klien yang Kembali

Ukuran kepercayaan yang paling jujur bagi seorang arsitek adalah klien yang datang lagi. Hingga kini ada 17 klien yang kembali kepada Agung Widiono untuk proyek berikutnya. Tiga di antaranya, dengan nama yang disamarkan untuk menjaga privasi:

Sumedang & Jakarta

Bapak A***

Kembali untuk rumah kedua setelah merasakan rumah pertamanya sejuk dan terang berkat ventilasi silang dan cahaya alami.

Grand Wisata, Bekasi

Bapak H***

Dimulai dari rumah tinggal, lalu berlanjut ke 40 pintu kontrakan, 4 unit ruko, dan rumah kos 8 pintu.

Bandung

Bapak S***

Mempercayakan desain dua rumah di Bandung, dikerjakan dari studio di Bekasi.

Pola ini menunjukkan sesuatu yang penting: hubungan dengan klien tidak berhenti saat gambar diserahkan. Banyak klien yang awalnya datang untuk satu rumah kemudian kembali ketika ingin mengembangkan aset, membangun bangunan sewa, atau membuatkan rumah untuk anggota keluarga lain.

Mentor bagi Arsitek Muda

Di luar praktik profesional, Agung Widiono aktif membimbing dan mengajar arsitek muda, mahasiswa, dan calon drafter. Baginya, berbagi ilmu menjaga studio tetap tajam karena pertanyaan dari generasi baru memaksa setiap kebiasaan kerja diuji ulang.

Ilmu tersebut kini juga dibagikan lewat RAW Academy, kursus AutoCAD, SketchUp, D5 Render, dan 3ds Max yang diajar langsung olehnya. Kelasnya kecil, privat atau berdua, dan memakai kasus bangunan nyata, sehingga peserta belajar cara arsitek profesional bekerja, bukan sekadar menghafal perintah software.

Kredensial dan Legalitas

Bagi pemilik rumah, memastikan legalitas arsitek adalah langkah awal yang penting. Berikut kredensial yang dimiliki Agung Widiono:

  • Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA). Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, STRA menjadi bukti bahwa seseorang berhak menjalankan praktik arsitek secara sah. STRA diterbitkan oleh Dewan Arsitek Indonesia setelah melalui uji kompetensi.
  • Anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). IAI adalah organisasi profesi arsitek nasional yang menetapkan kode etik dan standar profesi. Gelar “Ar.” di depan nama menandakan arsitek yang telah teregistrasi.
  • Lulusan Arsitektur Universitas Indonesia. Pendidikan sarjana arsitektur menjadi fondasi akademis praktiknya.

Calon klien dipersilakan menanyakan nomor STRA dan keanggotaan IAI sebelum menandatangani kesepakatan kerja. Kebiasaan ini sebaiknya diterapkan kepada arsitek mana pun yang Anda pilih.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Siapa Ar. R. Agung Widiono?

Ar. R. Agung Widiono, S.Ars, IAI adalah arsitek berlisensi STRA, anggota IAI, dan lulusan Arsitektur Universitas Indonesia yang berpraktik sejak 2007. Ia adalah pendiri dan Principal Architect RAW Arch Studio di Bekasi Utara.

Apakah Agung Widiono mendesain langsung rumah klien?

Ya. Konsep setiap desain di RAW Arch Studio dirancang langsung oleh Agung Widiono sebagai Principal Architect, lalu dikembangkan bersama tim studio hingga gambar kerja lengkap.

Proyek apa saja yang pernah ditangani?

Rumah sederhana, rumah menengah, rumah mewah, hunian skala mansion, bangunan sewa seperti kos, kontrakan, dan ruko, hingga gedung kantor bertingkat. Untuk proyek gedung, ia terlibat dalam tim desain, di antaranya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw di Papua dan Nanga Badau di Kalimantan Barat, kantor perwakilan Bank Indonesia di Palangkaraya, Gorontalo, Bangka Belitung, dan Kendari, gedung kantor Bank Mandiri 4–8 lantai, rumah dinas dan flat Bank Mandiri, serta rumah susun 16 lantai. Untuk hunian, ia merancang rumah mewah dengan luas bangunan 1.000–10.000 m². RAW Arch Studio mencatat 818 proyek sejak 2007.

Apakah melayani klien di luar Bekasi?

Ya. Studio berada di Bekasi Utara dan melayani Jabodetabek serta kota lain di seluruh Indonesia. Pertemuan di lokasi klien bisa dilakukan di Jabodetabek; di luar Jabodetabek diskusi dilakukan online, dan survei maupun pertemuan langsung dikenakan biaya tambahan.

Bagaimana cara berkonsultasi?

Hubungi RAW Arch Studio melalui WhatsApp di 0851-1736-8369. Ceritakan lokasi, luas lahan, dan kebutuhan Anda, lalu jadwal diskusi dengan Principal Architect akan diatur.

Diskusikan Rumah Anda Langsung dengan Arsiteknya

Ceritakan rencana Anda, dan konsepnya akan dirancang langsung oleh Principal Architect RAW Arch Studio.

Konsultasi via WhatsApp
Scroll to Top