Kalau Anda punya lahan sekitar 60 m² dan ingin rumah yang cukup untuk keluarga kecil, rumah 2 lantai dengan total luas bangunan 100 m² adalah ukuran yang paling sering ditanyakan ke kami. Pertanyaannya hampir selalu sama: berapa sebenarnya biaya bangun rumah 2 lantai 100 m² di tahun 2026?
Di artikel ini kami tidak memberi angka kira-kira. Kami menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) lengkap untuk rumah 2 lantai ±100 m², item per item, dengan harga material dan upah wilayah JABODETABEK. Hasilnya kami uraikan di bawah supaya Anda tahu ke mana saja uang pembangunan mengalir, bagian mana yang boleh dihemat, dan bagian mana yang sebaiknya tidak disentuh.
Jawaban singkat
± Rp 551 juta (± Rp 5,5 juta/m²)
Untuk rumah 2 lantai ±100 m², spesifikasi menengah-ekonomis, lokasi JABODETABEK, tahun 2026. Sudah termasuk jasa kontraktor 10% dan pengawasan berkala arsitek 2%. Belum termasuk PPN, perizinan, desain, dan interior.

Spesifikasi Rumah yang Dihitung
Angka biaya per m² tidak ada artinya tanpa spesifikasi. Rp 5,5 juta/m² untuk rumah A bisa sangat berbeda isinya dengan Rp 5,5 juta/m² untuk rumah B. Karena itu, berikut asumsi yang kami pakai dalam RAB ini:
- Luas bangunan: ±100 m² (sekitar 50 m² per lantai), di atas lahan sekitar 60 m², misalnya 6 × 10 m.
- Pondasi: bore pile diameter 30 cm (total 72 m) dengan pilecap, ditambah pondasi batu kali untuk dinding.
- Struktur: beton bertulang mutu K-200 untuk pilecap, sloof, kolom, balok, plat lantai, dan tangga. Untuk rumah 2 lantai dengan bentang wajar, K-200 sudah memadai.
- Tangga: tangga beton bertulang, finishing granit lengkap dengan nosing, dan railing besi hollow dengan handrail kayu.
- Dinding: bata merah, plester, aci, dan cat Dulux Catylac (interior) serta Nippon Weatherbond (eksterior) atau setara.
- Lantai: granit 60×60 kelas entry (Indogres/Garuda atau setara) untuk area utama, keramik untuk kamar mandi dan area servis, sedikit batu alam andesit untuk aksen fasad.
- Kusen dan pintu: kusen aluminium 4″ dengan kaca 5 mm untuk jendela dan pintu kaca, kusen dan daun pintu panel kayu kamper untuk pintu kamar.
- Atap: rangka baja ringan dan genteng beton flat, listplank GRC dan talang.
- Plafon: gypsum dengan rangka hollow.
- Kamar mandi: 2 unit, closet duduk dan wastafel American Standard atau Toto seri entry.
- Listrik: 1 lampu downlight LED per ruangan, 2 stop kontak per ruangan, panel MCB 4–6 grup dengan grounding. Tanpa AC (instalasi AC bisa ditambah nanti).
- Plumbing: pipa air bersih PPR, pipa air kotor PVC, septic tank biofilter 1 m³, sumur resapan, pompa, dan tandon 550 liter.
Spesifikasi ini kami sebut menengah-ekonomis: tidak mewah, tetapi semua bagian yang menentukan keamanan dan kenyamanan jangka panjang (struktur, atap, waterproofing, instalasi) tetap memakai material yang layak.
Rincian Biaya per Divisi Pekerjaan
Berikut ringkasan RAB rumah 2 lantai 100 m² per divisi pekerjaan. Harga satuan di setiap item sudah mencakup upah tukang, bahan, dan susut bahan.
| No | Divisi Pekerjaan | Biaya (Rp) | Porsi |
|---|---|---|---|
| A | Persiapan (bedeng, bowplank, pagar proyek, mobilisasi, K3) | 21.537.050 | 4,4% |
| B | Tanah & Pondasi (galian, urugan, batu kali, bore pile) | 37.305.720 | 7,6% |
| C | Struktur Beton Bertulang (termasuk tangga) | 137.684.775 | 28,0% |
| D | Dinding (bata, plester, aci) | 82.659.616 | 16,8% |
| E | Kusen, Pintu & Jendela | 46.124.400 | 9,4% |
| F | Atap | 32.220.800 | 6,5% |
| G | Plafon | 11.776.200 | 2,4% |
| H | Lantai, Tangga & Pelapis Dinding | 49.318.100 | 10,0% |
| I | Sanitair | 10.582.400 | 2,2% |
| J | Listrik & Lampu | 12.829.800 | 2,6% |
| K | Plumbing (Air Bersih & Air Kotor) | 21.029.314 | 4,3% |
| L | Pengecatan & Waterproofing | 28.953.750 | 5,9% |
| Jumlah biaya pekerjaan fisik | 492.021.925 | 100% | |
| Jasa kontraktor (overhead & keuntungan) 10% | 49.202.193 | ||
| Jasa pengawasan berkala arsitek 2% | 9.840.439 | ||
| Total RAB (dibulatkan) | 551.100.000 | ||
| Biaya rata-rata per m² | 5.511.000 |
Unduh RAB lengkap (PDF, 4 halaman)
Rincian volume, harga satuan, dan jumlah harga untuk setiap item pekerjaan.
Dari tabel ini terlihat satu pola yang hampir selalu sama di rumah 2 lantai: struktur dan dinding saja sudah menyerap hampir 45% biaya fisik. Finishing yang sering jadi perhatian utama pemilik rumah, seperti granit, cat, dan sanitair, justru porsinya lebih kecil.
Kenapa Struktur Menjadi Biaya Terbesar?
Divisi struktur (C) menghabiskan sekitar Rp 137,7 juta atau 28% dari biaya fisik. Rumah 1 lantai tidak memerlukan plat lantai beton, balok lantai 2, dan tangga, sehingga porsi strukturnya jauh lebih kecil. Begitu rumah naik menjadi 2 lantai, beban yang harus dipikul kolom, balok, dan pondasi bertambah signifikan.
Dalam RAB ini, volume strukturnya kurang lebih:
- Beton K-200 untuk pilecap, sloof, kolom, balok, dan plat: 26,5 m³
- Besi tulangan (utama, sengkang, plat): 2.920 kg
- Bekisting kayu dan multiplek: 188 m²
- Tangga beton: 1,5 m³ beton, 180 kg besi, 12 m² bekisting
Yang paling mahal ternyata bukan betonnya, melainkan pembesian (sekitar Rp 59,7 juta), disusul bekisting (sekitar Rp 32,9 juta) dan beton (sekitar Rp 35,4 juta). Besi adalah bagian yang paling sering “dikurangi diam-diam” oleh pemborong nakal: diameter diperkecil, jarak sengkang diperlebar. Karena tidak terlihat setelah dicor, kesalahan ini baru ketahuan saat muncul retak atau lendutan bertahun-tahun kemudian.
Catatan penting: volume struktur di atas adalah perkiraan awal untuk keperluan contoh. Pada proyek nyata, dimensi dan penulangan dihitung oleh konsultan struktur berdasarkan gambar arsitektur dan data tanah.
Dinding, Lantai, dan Tangga
Dinding (Rp 82,7 juta, 16,8%) mencakup sekitar 260 m² pasangan bata merah, 520 m² plesteran (dua sisi), dan 430 m² acian. Angka ini sering mengejutkan karena orang hanya membayangkan “batanya”, padahal upah pasang, plester, dan aci untuk dua lantai cukup besar.
Lantai, tangga, dan pelapis dinding (Rp 49,3 juta, 10%) terdiri dari granit 60×60 sekitar 81 m² (harga terpasang sekitar Rp 261 ribu/m²), keramik kamar mandi dan area servis 40 m², batu alam andesit 10 m² untuk aksen, plint granit, serta pekerjaan tangga.
Untuk tangga, RAB ini memisahkan dua hal yang sering terlupa:
- Finishing granit anak tangga dan bordes, termasuk nosing (9 m²). Upah pasangnya lebih mahal daripada lantai biasa karena granit harus dipotong presisi per anak tangga.
- Railing tangga besi hollow dengan handrail kayu (6 m). Item ini sering tidak muncul di penawaran borongan per m², lalu ditagih sebagai pekerjaan tambah.

Kusen, Atap, Plafon, dan Instalasi
Kusen, pintu, dan jendela (Rp 46,1 juta) adalah divisi yang sangat dipengaruhi desain. Semakin banyak dan besar bukaan kaca di fasad, semakin tinggi biayanya. Dalam RAB ini kami memakai kusen aluminium 4″ powder coating dengan kaca 5 mm untuk jendela dan pintu kaca, serta kusen dan daun pintu kayu kamper untuk pintu kamar, lengkap dengan kunci, handle, dan engsel untuk 7 pintu.
Atap (Rp 32,2 juta) memakai rangka baja ringan dan genteng beton flat sekitar 70 m², ditambah listplank GRC dan talang. Plafon (Rp 11,8 juta) memakai gypsum 95 m² dengan rangka hollow.
Listrik (Rp 12,8 juta) sengaja dibuat hemat: 23 titik kabel NYM, 8 lampu downlight LED (1 per ruangan), 20 saklar dan stop kontak (2 stop kontak per ruangan), dan panel MCB dengan grounding. Instalasi AC tidak dimasukkan, tetapi jalur pipa dan titik listriknya sebaiknya disiapkan sejak awal agar mudah dipasang nanti.
Plumbing (Rp 21 juta) dan sanitair (Rp 10,6 juta) mencakup 2 kamar mandi dengan closet duduk dan wastafel American Standard/Toto seri entry, kitchen sink stainless, septic tank biofilter 1 m³, sumur resapan, pompa, dan tandon 550 liter.
Biaya yang Belum Termasuk di RAB
Angka Rp 551 juta adalah biaya membangun rumahnya. Ada beberapa biaya lain yang perlu Anda siapkan terpisah, dan inilah yang paling sering membuat anggaran “jebol”:
- Perizinan (PBG/SLF) dan retribusi daerah
- Penyambungan atau tambah daya PLN dan sambungan PDAM
- Jasa desain arsitektur, konsultan struktur, dan uji tanah (sondir)
- Interior dan furnitur: kitchen set, lemari tanam, gorden
- AC, water heater, dan peralatan elektronik
- Pagar, carport permanen, lanskap, dan taman
- Pembongkaran bangunan lama (jika ada)
- PPN, jika kontraktor Anda berstatus PKP
Sebagai kebiasaan yang sehat, sisihkan juga dana cadangan 5–10% dari nilai RAB untuk kejutan di lapangan, misalnya kondisi tanah yang berbeda dari perkiraan atau perubahan kecil saat pembangunan berjalan.
Bisakah Lebih Murah? Ini yang Aman Dihemat
Bisa, asal tahu bagian mana yang boleh dihemat. Prinsip kami sederhana: hemat di finishing dan desain, jangan di struktur dan atap. Finishing bisa diganti kapan saja; struktur yang kurang kuat tidak bisa diperbaiki tanpa membongkar.
- Bentuk denah yang sederhana. Denah kotak dengan sedikit tekukan menghemat dinding, kolom, dan atap. Hindari kantilever panjang dan atap bertingkat-tingkat.
- Tumpuk kamar mandi lantai 1 dan lantai 2 dalam satu jalur. Jalur pipa jadi pendek, risiko bocor lebih kecil, dan biaya plumbing turun.
- Atur jumlah dan ukuran bukaan. Jendela tetap perlu untuk cahaya dan sirkulasi udara, tetapi ukurannya disesuaikan dengan modul material agar tidak banyak potongan terbuang.
- Pertimbangkan pondasi footplat jika hasil sondir menunjukkan tanah keras di kedalaman dangkal. Bore pile di RAB ini sekitar Rp 20,4 juta; pada tanah yang cocok, pondasi footplat bisa lebih hemat. Keputusan ini harus berdasarkan data tanah, bukan tebakan.
- Turunkan kelas finishing, misalnya mengganti granit dengan keramik 60×60 berkualitas baik di kamar tidur, lalu meningkatkannya bertahap di kemudian hari.
- Tunda pekerjaan non-struktural seperti pagar permanen, kanopi, dan taman sampai dana kembali tersedia.
Sebaliknya, jika Anda ingin naik kelas (granit lebih tebal, AC di setiap kamar, kusen dan sanitair seri lebih tinggi), biaya per m² akan bergerak naik. Sebagai pembanding, contoh RAB rumah 2 lantai ±450 m² dengan spesifikasi standar yang baik berada di kisaran Rp 6,9 juta/m², sudah termasuk AC dan material yang lebih lengkap.
Tips Mengontrol Biaya Selama Pembangunan
- Bangun dari gambar kerja yang lengkap. Tanpa gambar kerja (DED), tukang akan menebak, dan tebakan biasanya berakhir menjadi pekerjaan tambah.
- Bandingkan penawaran kontraktor item per item, bukan hanya harga borongan per m². Dua penawaran dengan angka per m² yang sama bisa berbeda jauh isinya.
- Bayar berdasarkan progres, misalnya per tahap pondasi, struktur lantai 1, struktur lantai 2, atap, dan finishing, bukan berdasarkan waktu.
- Kunci merek dan tipe material di kontrak, termasuk mutu beton dan diameter besi.
- Libatkan pengawasan berkala, terutama sebelum pengecoran. Memeriksa besi sebelum dicor jauh lebih murah daripada memperbaiki struktur yang sudah jadi.
Ingin tahu kisaran biaya untuk kelas lain? Baca juga panduan biaya bangun rumah 2026 per m² untuk berbagai kelas.
Dapatkan RAB untuk Rumah Anda Sendiri
Contoh di atas dihitung untuk satu skenario. Rumah Anda tentu punya ukuran lahan, kebutuhan ruang, dan selera material yang berbeda. Lewat Paket Promo Desain Rp 13 Juta dari RAW Arch Studio, Anda mendapatkan desain rumah plus bonus RAB yang dihitung dari gambar rumah Anda sendiri, sehingga anggaran bisa disiapkan sejak awal.
Ingin lihat rinciannya dulu? Unduh PDF RAB rumah 2 lantai 100 m².
Lihat detail Paket Promo 13 Juta → atau konsultasi via WhatsApp 0851-1736-8369
Estimasi untuk Ukuran Lain
Ukuran rumah Anda berbeda? Kami juga menghitung estimasi dengan dasar RAB yang sama untuk ukuran lahan dan tipe rumah yang paling sering ditanyakan:
- Biaya bangun rumah tipe 36
- Biaya bangun rumah 6×12 (1 lantai vs 2 lantai)
- Biaya bangun rumah 2 lantai 7×12
- Biaya bangun rumah 10×10
- Biaya bangun kamar 3×3 dan 4×4
- Biaya bangun kos-kosan 4 kamar
- Biaya renovasi rumah per meter
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa biaya bangun rumah 2 lantai 100 m² tahun 2026?
Untuk spesifikasi menengah-ekonomis di JABODETABEK, sekitar Rp 551 juta atau Rp 5,5 juta per m². Angka ini sudah termasuk jasa kontraktor 10% dan pengawasan berkala arsitek 2%, tetapi belum termasuk PPN, perizinan, desain, dan interior.
Apakah biaya itu sudah termasuk tangga?
Sudah. RAB mencakup beton, besi, dan bekisting tangga, finishing granit anak tangga dan bordes termasuk nosing, serta railing besi hollow dengan handrail kayu.
Kenapa rumah 2 lantai lebih mahal per m² daripada rumah 1 lantai?
Rumah 2 lantai membutuhkan plat lantai beton, balok, kolom yang lebih kuat, tangga, dan pondasi yang menahan beban lebih besar. Dalam contoh ini, struktur saja menyerap sekitar 28% biaya fisik. Namun rumah 2 lantai menghemat lahan, sehingga sering lebih masuk akal untuk lahan terbatas.
Bisakah membangun rumah 2 lantai 100 m² di bawah Rp 500 juta?
Mungkin, dengan denah yang lebih sederhana, finishing kelas lebih rendah, atau pondasi footplat jika kondisi tanah memungkinkan. Yang tidak disarankan adalah menurunkan mutu beton, mengurangi besi, atau memakai rangka atap tanpa perhitungan.
Apakah angka ini berlaku di luar JABODETABEK?
Harga upah dan material berbeda di setiap daerah, jadi angkanya perlu disesuaikan. Struktur RAB dan porsi tiap divisi umumnya tetap mirip, sehingga contoh ini masih berguna sebagai acuan perbandingan.
Bagaimana mendapatkan RAB untuk rumah saya sendiri?
RAB yang akurat dihitung dari gambar desain. Melalui Paket Promo Desain Rp 13 Juta dari RAW Arch Studio, RAB diberikan sebagai bonus bersama desain rumah Anda.



