Gambar untuk PBG di Bekasi dan Tangerang: Panduan Lengkap 2026

“Jasa urus PBG Bekasi”, “jasa pembuatan PBG Kabupaten Bekasi”, “jasa PBG Tangerang Selatan”: pencarian seperti ini muncul karena satu alasan sederhana. Banyak pemilik rumah baru sadar butuh Persetujuan Bangunan Gedung ketika hendak membangun, menambah lantai, mengajukan pembiayaan, atau ketika diminta oleh pengelola perumahan.

Di artikel ini kami menjelaskan apa itu PBG, gambar apa saja yang dibutuhkan, perbedaan pengurusan di lima pemerintah daerah di Bekasi dan Tangerang, serta bagaimana menyiapkan gambar yang tidak hanya lolos izin, tetapi juga bisa dipakai untuk membangun.

Ringkasnya

Satu desain, tiga kegunaan

Gambar yang baik bisa dipakai untuk pengajuan PBG, pegangan kontraktor, dan dasar RAB sekaligus. Mulailah dari desain, bukan dari gambar seadanya.

Apa Itu PBG?

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) adalah pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pengajuannya dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), lalu diproses oleh pemerintah daerah tempat bangunan berdiri. Berbeda dengan IMB yang sering dipahami sebagai izin administratif, PBG menekankan kesesuaian rencana teknis bangunan dengan standar, sehingga kualitas gambar menjadi sangat penting.

Lima Pemerintah Daerah, Lima Kantor

Bekasi dan Tangerang sering dianggap sebagai dua kota, padahal secara pemerintahan ada lima daerah yang berbeda:

  • Kota Bekasi, misalnya Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Jatiasih, Pondok Gede.
  • Kabupaten Bekasi, misalnya Cikarang, Tambun, Cibitung, Setu, Babelan, Tarumajaya.
  • Kota Tangerang, misalnya Cipondoh, Karawaci, Ciledug, Pinang.
  • Kabupaten Tangerang, misalnya Cikupa, Curug, Kelapa Dua, Pasar Kemis, Tigaraksa.
  • Kota Tangerang Selatan, misalnya Serpong, Pamulang, Ciputat, Pondok Aren, Setu.

Setiap daerah memproses PBG melalui instansinya sendiri dan bisa memiliki ketentuan teknis setempat yang berbeda, misalnya garis sempadan bangunan, koefisien dasar bangunan, atau ketinggian maksimum. Karena itu, pastikan Anda mengecek aturan berdasarkan alamat lahan yang tepat. Beberapa kawasan yang namanya “Bekasi” atau “Tangerang” ternyata berada di wilayah kabupaten, bukan kota.

Gambar yang Biasanya Dibutuhkan

Untuk rumah tinggal, dokumen teknis PBG umumnya terdiri dari:

  • Dokumen arsitektur: gambar situasi atau rencana tapak, denah setiap lantai, tampak, potongan, dan rencana atap.
  • Dokumen struktur: rencana pondasi, kolom, balok, plat, dan perhitungan struktur untuk bangunan tertentu seperti rumah 2 lantai atau lebih.
  • Dokumen utilitas: instalasi listrik, air bersih, air kotor, dan pengelolaan air hujan.

Selalu cek persyaratan terbaru di SIMBG dan di instansi daerah Anda, karena daftar dokumen bisa berubah dan bergantung pada jenis serta luas bangunan.

Rumah di Kawasan Perumahan dan Kota Mandiri

Banyak rumah di Bekasi dan Tangerang berada di kawasan yang dikelola developer, seperti Summarecon Bekasi, Harapan Indah, Grand Wisata, BSD, Alam Sutera, Bintaro, atau Gading Serpong. Di kawasan seperti ini, selain PBG dari pemerintah daerah, sering ada persetujuan dari pengelola kawasan dengan aturan tentang fasad, ketinggian, pagar, dan jam kerja proyek. Dua persetujuan ini sebaiknya disiapkan dari gambar yang sama agar tidak terjadi perbedaan antara yang disetujui pengelola dan yang diajukan ke pemerintah.

Gambar Izin dan Gambar Kerja Harus Sejalan

Kesalahan yang paling sering kami temui: gambar dibuat seadanya hanya agar izin terbit, lalu rumah dibangun berdasarkan arahan lisan kepada tukang. Hasilnya, bangunan yang berdiri berbeda dengan yang diizinkan. Masalah ini bisa muncul ketika rumah diperiksa, ketika mengurus Sertifikat Laik Fungsi (SLF), atau saat rumah dijual.

Pendekatan yang kami sarankan sederhana: buat desain yang matang lebih dulu, lalu turunkan menjadi gambar izin, gambar kerja, dan RAB dari sumber yang sama. Anda hanya menggambar sekali, dan rumah dibangun sesuai rencana.

Data yang Perlu Anda Siapkan

  1. Dokumen kepemilikan lahan, untuk memastikan ukuran dan batas lahan.
  2. Ukuran lahan di lapangan dan lebar jalan di depan lahan.
  3. Foto lahan dan bangunan sekitarnya dari beberapa arah.
  4. Untuk renovasi: denah lama bila ada, ukuran setiap ruang, dan foto kondisi rumah.
  5. Aturan pengelola kawasan bila rumah berada di perumahan yang dikelola developer.
  6. Daftar kebutuhan ruang dan rencana pengembangan rumah ke depan.

Kesalahan Umum yang Membuat Pengajuan Tertunda

  • Ukuran lahan di gambar berbeda dengan dokumen kepemilikan.
  • Bangunan melewati garis sempadan atau menutup lahan melebihi koefisien dasar bangunan.
  • Ukuran di denah, tampak, dan potongan tidak konsisten.
  • Dokumen struktur tidak dilampirkan untuk bangunan yang memerlukannya.
  • Fungsi bangunan di dokumen tidak sesuai penggunaan sebenarnya, misalnya rumah yang sebenarnya dipakai sebagai kos atau usaha.

Peran RAW Arch Studio

RAW Arch Studio adalah studio arsitektur di Bekasi yang dipimpin Ar. R. Agung Widiono, S.Ars, IAI, arsitek berlisensi STRA yang berpraktik sejak 2007. Kami menyiapkan desain, tampak 3D, gambar kerja yang menjadi dasar dokumen arsitektur pengajuan PBG, dan RAB. Cakupan dokumen struktur dan utilitas mengikuti paket yang Anda pilih, atau bisa dikerjakan bersama konsultan yang Anda tunjuk. Pengajuan administrasi PBG dilakukan oleh pemilik bangunan atau pihak yang ditunjuk, dengan gambar dari kami sebagai dasarnya.

Untuk gambaran biaya pembangunan di kawasan ini, lihat biaya bangun rumah per meter di Bekasi dan Tangerang. Untuk renovasi, lihat desain renovasi Bekasi dan desain renovasi rumah Tangerang.

PBG untuk Renovasi dan Tambah Lantai

Banyak pengajuan PBG di Bekasi dan Tangerang justru berasal dari rumah yang sudah berdiri. Pemilik ingin menambah lantai, memperluas ke belakang, atau mengubah sebagian rumah menjadi tempat usaha. Untuk perubahan seperti ini, gambar tidak hanya menunjukkan rencana baru, tetapi juga kondisi bangunan yang ada. Karena itu, pengukuran rumah lama dan pemeriksaan struktur menjadi langkah pertama. Rumah perumahan yang dirancang untuk 1 lantai hampir selalu membutuhkan perhitungan ulang sebelum ditambah lantai.

PBG untuk Kontrakan, Kos, dan Ruko

Bekasi dan Tangerang punya banyak bangunan sewa: kontrakan petak, kos karyawan, dan ruko. Untuk bangunan dengan fungsi usaha, fungsi yang tercantum di dokumen PBG harus sesuai dengan penggunaan sebenarnya. Kebutuhan sanitasi, septic tank, akses, dan jalur evakuasi juga dihitung berdasarkan jumlah penghuni. Merencanakannya sejak awal jauh lebih murah daripada mengubah bangunan setelah izin diperiksa. Untuk perencanaan kos, lihat juga panduan kos 3 lantai dan biaya bangun kos-kosan 4 kamar.

Setelah PBG Terbit

Simpan seluruh gambar, baik cetak maupun digital. Selama pembangunan, gambar kerja harus ada di lokasi agar tukang dan pengawas bekerja sesuai rencana, dan setiap perubahan di lapangan dicatat. Setelah bangunan selesai, dokumen yang rapi memudahkan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bila diperlukan, pengajuan pembiayaan bank, dan renovasi di masa depan. Banyak pemilik rumah kehilangan gambar setelah beberapa tahun dan harus mengukur serta menggambar ulang ketika ingin menambah lantai. Menyimpan file dengan rapi menghemat biaya dan waktu di kemudian hari.

Berapa Lama Prosesnya?

Waktu yang dibutuhkan terdiri dari dua bagian. Pertama, waktu desain dan penyusunan gambar. Untuk paket promo RAW Arch Studio, prosesnya sekitar 1,5 bulan termasuk tiga kali revisi. Kedua, waktu proses PBG di instansi daerah, yang bergantung pada kelengkapan dokumen dan antrean di masing-masing daerah. Dokumen yang lengkap dan konsisten sejak awal adalah cara paling efektif untuk mempercepat proses, karena setiap pengembalian dokumen untuk perbaikan menambah waktu tunggu.

Biaya Desain dan Gambar

Biaya desain dan gambar di RAW Arch Studio mengikuti luas bangunan dan paket yang dipilih. Anda bisa menghitung perkiraannya sendiri di Kalkulator Biaya kami. Untuk bangunan sampai 200 m², termasuk renovasi total, tersedia RAW Milestone Promo Rp 13 juta yang sudah mencakup gambar kerja standar, tampak 3D, dan bonus RAB.

Mengapa Memakai Arsitek Berlisensi?

Gambar untuk PBG menyangkut keselamatan penghuni dan tetangga, bukan sekadar syarat administrasi. Arsitek berlisensi STRA yang terdaftar di IAI bertanggung jawab secara profesional atas rancangannya, memahami standar teknis, dan terbiasa menyesuaikan desain dengan aturan setempat. Untuk pemilik rumah, ini berarti lebih sedikit revisi, gambar yang konsisten antara izin dan pelaksanaan, serta rumah yang dibangun dengan perhitungan yang jelas. Dengan studio di Bekasi, kami juga mengenal karakter kawasan perumahan di Bekasi dan Tangerang dari pengalaman langsung.

Bila Anda belum yakin harus mulai dari mana, kirim saja alamat lahan, ukuran, dan rencana bangunan Anda lewat WhatsApp. Kami akan membantu memetakan langkah yang perlu disiapkan, mulai dari desain sampai gambar yang siap dipakai untuk pengajuan izin, sehingga Anda tidak perlu menebak-nebak persyaratan sendiri dan bisa fokus pada rumah yang ingin Anda bangun.

PBG untuk Rumah yang Sudah Dibangun

Banyak rumah di Bekasi dan Tangerang sudah berdiri bertahun-tahun tanpa IMB atau PBG. Biasanya kebutuhan izin baru terasa ketika rumah akan dijual, dijaminkan ke bank, direnovasi besar, atau dipakai untuk usaha. Untuk bangunan yang sudah berdiri, mekanismenya berbeda dengan bangunan baru: yang diajukan adalah Sertifikat Laik Fungsi (SLF) untuk bangunan eksisting. Menurut materi sosialisasi aturan PBG dan SLF yang mengacu pada PP 16/2021, bila bangunan belum memiliki IMB atau PBG, SLF dan PBG diterbitkan bersamaan setelah retribusi dibayar.

Langkah umumnya:

  1. Pengukuran dan gambar kondisi terbangun (as-built). Rumah diukur ulang, lalu digambar sesuai kondisi sebenarnya: denah, tampak, potongan, struktur, dan utilitas.
  2. Pemeriksaan kelaikan fungsi oleh pengkaji teknis, termasuk kondisi struktur, keselamatan, dan kesehatan bangunan.
  3. Pengajuan melalui sistem perizinan daerah (SIMBG), dengan dokumen tanah dan identitas pemilik.
  4. Pembayaran retribusi, lalu SLF dan PBG terbit.

Bila kondisi rumah tidak sesuai aturan, misalnya melanggar GSB atau KDB, pemerintah daerah bisa meminta penyesuaian. Karena itu, pengukuran dan pemeriksaan sejak awal penting untuk mengetahui apa yang perlu diperbaiki sebelum pengajuan. Detail persyaratan dan besaran retribusi berbeda di setiap daerah, jadi pastikan dengan dinas terkait di kota atau kabupaten Anda.

Berapa biaya PBG rumah?

Biaya PBG terdiri dari dua bagian: retribusi daerah, yang dihitung berdasarkan rumus dalam peraturan daerah (luas bangunan, fungsi, kompleksitas, dan indeks lain), dan biaya penyusunan gambar dan dokumen teknis oleh arsitek atau konsultan. Untuk rumah yang sudah berdiri, ada tambahan pekerjaan pengukuran dan gambar as-built. Besaran retribusi tidak sama di setiap daerah, sehingga perkiraan paling akurat didapat dari kalkulator atau petugas di daerah masing-masing.

Kami menyiapkan gambar untuk PBG rumah baru, renovasi, dan rumah yang sudah dibangun di Bekasi, Tangerang, dan sekitarnya. Untuk kebutuhan gambar lengkap, baca juga jasa gambar rumah dan RAB.

Dapatkan RAB dari Gambar Rumah Anda Sendiri

Estimasi di atas membantu Anda menyiapkan anggaran awal. Untuk angka yang bisa dipegang saat menawar kontraktor, RAB harus dihitung dari desain rumah Anda. Lewat Paket Promo Desain Rp 13 Juta dari RAW Arch Studio, Anda mendapatkan desain rumah oleh arsitek berlisensi STRA & IAI plus bonus RAB.

Lihat detail Paket Promo 13 Juta →  atau konsultasi via WhatsApp 0851-1736-8369

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Di mana mengajukan PBG di Bekasi dan Tangerang?

PBG diajukan melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) dan diproses oleh pemerintah daerah sesuai lokasi bangunan: Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, atau Kota Tangerang Selatan.

Dokumen gambar apa yang dibutuhkan untuk PBG rumah?

Umumnya dokumen arsitektur (situasi, denah, tampak, potongan), dokumen struktur, dan dokumen utilitas. Persyaratan rinci perlu dicek di SIMBG dan dinas setempat karena bisa berbeda antardaerah.

Apakah RAW Arch Studio mengurus PBG?

Kami menyiapkan desain dan gambar kerja yang menjadi dasar dokumen arsitektur pengajuan PBG. Cakupan dokumen struktur dan utilitas mengikuti paket yang dipilih. Pengajuan administrasinya dilakukan oleh pemilik bangunan atau pihak yang ditunjuk.

Apakah renovasi rumah perlu PBG?

Renovasi yang mengubah struktur, fungsi, atau luas bangunan, seperti menambah lantai, perlu diperhitungkan dalam PBG. Renovasi ringan seperti cat dan ganti lantai umumnya tidak.

Apa bedanya Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi dalam pengurusan PBG?

Keduanya adalah pemerintah daerah yang berbeda, sehingga instansi yang memproses dan ketentuan teknis setempat bisa berbeda. Pastikan Anda mengecek aturan sesuai alamat lahan, bukan hanya nama kotanya.

Scroll to Top